Jadi #1 Search Engine Google

Iniziamo. È gratuito!
o registrati con il tuo indirizzo email
Jadi #1 Search Engine Google da Mind Map: Jadi #1 Search Engine Google

1. GRATIS : Optimasi Mesin Pencari (SEO)

1.1. 1. SEO On Page

1.1.1. I. Goal Setting

1.1.1.1. Target

1.1.1.1.1. Berapa Angkanya ?

1.1.1.1.2. Realistis

1.1.1.1.3. Skala Waktu

1.1.1.1.4. Revisi

1.1.1.2. Pahami Search Engine

1.1.1.2.1. How Google Works

1.1.2. II. Perlakuan Pada Content

1.1.2.1. 1. Riset Keyword (Kata Kunci)

1.1.2.1.1. Keyword Tools

1.1.2.1.2. Analisa

1.1.2.1.3. Tentukan

1.1.2.2. 2. Install Plugin SEO

1.1.2.2.1. Yoast SEO

1.1.2.3. 3. Membuat Konten yang Lebih Panjang

1.1.2.3.1. Konten yang lebih panjang cenderung memiliki peringkat yang lebih baik di mesin pencari

1.1.2.3.2. Berpeluang lebih sering dibagikan di sosial media & memperoleh backlink (memengaruhi peringkat)

1.1.2.3.3. Sebagian besar konten yang berada di halaman pertama Google memiliki panjang lebih dari 2000 kata

1.1.2.3.4. Pastikan Anda menulis artikel atau tutorial yang bermutu dan berkualitas, bukannya diisi dengan kata-kata sembarang demi memenuhi target jumlah kata

1.1.2.3.5. Fokuslah pada intent keyword. Cari tahu alasan mengapa user mencari keyword tersebut dan bukan keyword lainnya. Setelah itu, tulislah konten terkait untuk menjawab kebutuhan user

1.1.2.4. 4. Tentukan Focus Keyword di Setiap Postingan

1.1.2.4.1. 1 artikel 1 kata kunci atau 1 artikel banyak kata kunci

1.1.2.4.2. Jangan memasukkan terlalu banyak keyword ke dalam postingan. Masukkan keyword secara natural atau alami.

1.1.2.4.3. Jika memungkinkan, tulis keyword di paragraf pertama artikel.

1.1.2.4.4. Tambahkan target keyword ke URL dan meta description

1.1.2.5. 5. Mengoptimalkan Judul Postingan dan Halaman

1.1.2.5.1. Tools : Rankaware

1.1.2.5.2. Heading tag yang paling penting adalah title tag atau tag judul (H1).

1.1.2.5.3. Tag H1 ini menginformasikan pada Google mengenai situs Anda serta dapat mempengaruhi para pengunjung untuk mengkliknya

1.1.2.5.4. Gunakan keyword di judul dan subheading artikel (Keyword Utama Di Kalimat Pertama)

1.1.2.5.5. Tuliskan judul yang menarik sehingga para pengunjung tak ragu untuk mengklik situs Anda.

1.1.2.6. 6. Membuat Konten dengan Topik dan Informasi yang Relevan.

1.1.2.6.1. URL kata kunci

1.1.2.7. 7. Membuat Konten yang Berkualitas

1.1.2.7.1. Lakukan riset, cari tahu peringkat suatu topik serta memahami mengapa topik ini berada di peringkat atas

1.1.2.7.2. Apakah user mencari informasi ? atau produk ?

1.1.2.7.3. Apakah user mencari artikel atau tutorial detail? atau hanya cari artikel singkat?

1.1.2.7.4. amati mengapa halaman2 itu bisa ranking?

1.1.2.7.5. Gaya konten apa yang sesuai dengan keyword tsb ?

1.1.2.8. 8. Mengaplikasikan Yoast SEO

1.1.2.9. 9. Title tag H1

1.1.2.9.1. Title tag (H1) memberi gambaran utama kepada crawler bot mengenai konten

1.1.2.9.2. Umumnya, setiap post memiliki tag H1 dan hirarkinya: H1-H2-H3-H4 dst

1.1.2.9.3. Tag H1 adalah judul postingan Anda

1.1.2.9.4. Untuk header tag lainnya / H2-H3-H4, gunakan variasi dari keyword utama / sekunder

1.1.2.9.5. Jangan menambahkan keyword terlalu banyak di Title tag karena menjadi tidak natural.

1.1.2.10. 10. URL Kata Kunci

1.1.2.10.1. Gunakan Kata Kunci Utama di URL

1.1.2.10.2. Gunakan URL yang pendek. Hapus kata-kata yang tidak perlu.

1.1.2.10.3. Sebaiknya judul dan URL sesuai

1.1.2.10.4. URL harus bisa terbaca oleh pengunjung situs.

1.1.2.10.5. Jika memungkinkan, hapus berbagai kategori dan folder

1.1.2.11. 11.Optimalkan Meta Description

1.1.2.11.1. Google Snippet

1.1.2.11.2. Meta description berupa kalimat singkat di bawah judul yang muncul di hasil pencarian. Kalimat ini memberikan gambaran umum tentang suatu konten.

1.1.2.11.3. Meta description akan menaikkan jumlah CTR di mesin pencari. Jadi, tulislah meta description sesingkat dan sejelas mungkin untuk menarik para pengunjung agar mengklik post

1.1.2.11.4. Apabila situs Anda memiliki CTR yang tinggi, Google akan menilai bahwa website Anda memiliki informasi yang relevan dengan yang dicari oleh user

1.1.2.11.5. Anggap saja meta description adalah ad copy. Tulislah meta description yang bagus dan menarik untuk menggaet user agar mengklik konten yang Anda publish

1.1.2.12. 12 Optimalkan Gambar

1.1.2.12.1. Alt Tag

1.1.2.12.2. Nama File

1.1.2.13. 13. Optimalkan Video

1.1.2.14. 14. Tambahkan Link ke Website yang Berkualitas

1.1.2.14.1. Memasang link di konten yang mengarah ke website berkualitas tidak akan membuat performa SEO memburuk, malah menjadi salah satu cara meningkatkan SEO WordPress.

1.1.2.14.2. Ketika Anda memasang link yang mengarah ke website dengan authoritative berkualitas tinggi, maka Google akan tahu kalau tautan postingan tersebut memiliki konten yang serupa dengan yang ada di situs Anda. Di samping itu, link ke website dengan konten terbaik akan memberikan nilai plus dari sisi pengunjung karena mereka mendapatkan tambahkan informasi

1.1.2.14.3. Menambahkan link keluar menjadi salah satu cara meningkatkan SEO WordPress. Jadi, lakukanlah secara berkala. Di samping itu, memasang link di konten Anda juga meningkatkan kredibilitas sehingga bisa dengan mudah memperoleh kepercayaan para pengunjung situs.

1.1.2.14.4. Kelebihan link keluar lainnya adalah memungkinkan Anda untuk bisa berdialog dengan pemilik situs yang lain.

1.1.2.14.5. Agar pengunjung tidak otomatis keluar dari halaman situs, pastikan Anda mengatur agar tautan postingan terbuka di jendela baru.

1.1.2.15. 15. Outbound link

1.1.2.15.1. do follow

1.1.2.15.2. no follow

1.1.2.16. 16. Inbound Link Konten

1.1.2.16.1. SILO

1.1.2.16.2. Tambahkan link yang mengarah ke konten lama yang dipublish di situs Anda.

1.1.2.16.3. Memudahkan Google bot untuk menjelajahi website serta mengakses halaman dan postingan secara mendalam dan menyeluruh

1.1.2.16.4. Mengirim link juice ke postingan dan halaman lainnya di blog yang mungkin tidak menarik tautan sendiri

1.1.2.16.5. Membantu Google mengetahui dan memahami konteks dari konten halaman situs dengan menggunakan hyperlink text terkait

1.1.2.16.6. Membuat para pengunjung situs betah berlama-lama ketika mengakses website Anda sehingga bounce rate berkurang dan waktu on site ditingkatkan.

1.1.3. III. Perlakuan Pada Engine WP

1.1.3.1. 17. Install Tools

1.1.3.1.1. Plugins

1.1.3.1.2. Dll

1.1.3.2. 18. Aktifkan Search Engine Visibility

1.1.3.3. 19. Atur Struktur Permalink

1.1.3.4. 20. Mengintegrasikan Google Analytics

1.1.3.5. 21. Menambahkan Sitemap ke Google

1.1.3.6. 22. Menambahkan Schema Markup

1.1.3.7. 23. Mengoptimalkan Google SERP

1.1.3.8. 24. Menambahkan HTTPS ke Situs

1.1.3.9. 25. Tambahkan Situs ke Google Search Console

1.1.3.10. 26. Mengoptimalkan Situs untuk Perangkat Mobile

1.1.3.11. 27. Naikkan Kecepatan Loading Website

1.1.3.12. 28. Memperbaiki Link Rusak

1.1.3.13. 29. Force Google untuk Menjelajahi Situs Anda

1.2. 2. SEO Off Page

1.2.1. Metode Kuno

1.2.1.1. Promosi Melalui Forum

1.2.1.2. Memasukkan Website dalam Mesin Pencari selain google

1.2.1.3. Direktori Artikel

1.2.1.4. Website Direktori

1.2.1.5. Social Bookmarking

1.2.1.6. Penggunaan Sosial Media yang Berlebihan

1.2.2. Metode Terkini

1.2.2.1. backlink yang ideal

1.2.2.1.1. Website yang terpercaya

1.2.2.1.2. highly relevance

1.2.2.1.3. link type variation

1.2.2.1.4. link position

1.2.2.1.5. outbound link quantity

1.2.2.2. backlink yang aman

1.2.2.2.1. kecepatan membuat link

1.2.2.2.2. anchor text

1.2.2.2.3. link diversity

1.2.2.2.4. membangun base link yang kuat

1.2.2.3. link power transver

1.2.2.3.1. konsep link juice

1.2.2.3.2. konsep buffer sites

1.2.2.4. Monitoring

1.2.2.4.1. Diversity anchor text

1.2.2.4.2. Audit SEO

1.2.2.4.3. Monitor Profil Backlink

1.3. 3. INDEXING Google

1.3.1. Setor URL ke Google

1.3.2. Fetch As Google untuk Menjelajahi Situs Anda

1.3.3. Menambahkan Schema Markup

1.3.4. Mengoptimalkan Google SERP

1.4. 4. LOCAL SEO

1.4.1. Google My Business

1.5. 5. Daily Socialmedia

1.5.1. Instagram

1.5.2. Facebook

1.5.3. Youtube

1.5.4. Twitter, LinkedIn

2. BERBAYAR : Iklan / Ads

2.1. Google Ads

2.2. Youtube Ads

2.3. Facebook Ads

2.4. Instagram Ads