10. INDONESIA PASCA MERDEKA

Jetzt loslegen. Gratis!
oder registrieren mit Ihrer E-Mail-Adresse
10. INDONESIA PASCA MERDEKA von Mind Map: 10. INDONESIA PASCA MERDEKA

1. 1. KEHIDUPAN POLITIK

1.1. SIDANG PPKI

1.1.1. 18 AGUSTUS 1945 / SIDANG PERTAMA

1.1.1.1. 1. PENGESAHAN DAN PENETAPAN UUD 45

1.1.1.2. 2. MEMILIH SOEKARNO & HATTA JADI PRESWAPRES

1.1.1.3. 3. MEMBENTUK KNIP ( Komite Nasional Indonesia Pusat)

1.1.2. 19 AGUSTUS 1945 / SIDANG KEDUA

1.1.2.1. 1. INDONESIA TERDIRI DARI 8 WILAYAH

1.1.2.1.1. 1. SUMATRA

1.1.2.1.2. 2. JAWA BARAT

1.1.2.1.3. 3. JAWA TENGAH

1.1.2.1.4. 4. JAWA TIMUR

1.1.2.1.5. 5. SUNDA KECIL

1.1.2.1.6. 6. MALUKU

1.1.2.1.7. 7. SULAWESI

1.1.2.1.8. 8. KALIMANTAN

1.1.2.2. 2. PEMBENTUKAN DEPARTEMEN DAN PENUNJUKAN PARA MENTERI

1.1.2.3. 3. MASALAH PERTAHANAN NEGARA

1.1.3. 22 AGUSTUS 1945 / SIDANG KETIGA

1.1.3.1. 1. KNIP SEBAGAI DPR

1.1.3.2. 2. PNI PARTAI TUNGGAL NEGARA RI

1.1.3.3. 3. BKR ( Badan Keamanan Rakyat) sebagai perjaga keamanan umum

1.1.3.4. 4. KNIP diketuai oleh KASMAN SINGODIMEJO dan SUWIRYO sebagai sekertaris dengan anggota 136 orang

1.2. MAKLUMAT PEMERINTAHAN

1.2.1. 1. MAKLUMAT NO. X 10 NOVEMBER 1945

1.2.1.1. Pemberian kekuasaan legislatif kepada KOMITE NASIONAL

1.2.2. 2. MAKLUMAT 3 NOVEMBER 1945

1.2.2.1. Pembentukan partai politik

1.2.3. 3. MAKLUMAT 14 NOVEMBER 1945

1.2.3.1. perubahan sistem pemerintahan PRESIDENSIAL -> PARLEMENTER

1.3. SUTAN SYAHRIR JADI PERDAAN MENTERI PERTAMA

1.4. 25 november 1945 / rapat pleno KNIP

1.4.1. KOMITE NASIONAL

1.4.2. PEMBENTUKAN PARTAI-PARTAI

1.4.3. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI

2. 20. KABINET PASCA KEMERDEKAAN

3. 19. PEMBENTUKAN RIS & PENYERAHAN BELANDA KEDAULATAN

4. 18. KMB

5. 17. KONFERENSI INTER INDONESIA

6. 16. PERUNDINGAN ROEM-ROYEN

7. 15. AGRESI MILITER BELANDA 2

8. 14. PEMBERONTAKAN DI/TII JAWA BARAT

9. 13. PEMBERONTAKAN PKI

9.1. 29 JANUARI 1948 / AMIR SYARIFUDIN JATUH (renville)

9.2. 8 JUNI 1948 / Amir membentuk FRONT DEMOKRASI RAKYAT (FDR)

9.2.1. fusi dari partai

9.2.1.1. 1. partai sosialis

9.2.1.2. 2. Pesindo

9.2.1.3. 3. Partai Buruh

9.2.1.4. 4. PKI

9.2.1.5. 5. SOBSI

9.2.2. Tujuan

9.2.2.1. merebut kekuasaan dengan cara

9.2.2.1.1. solo menjadi wild west

9.2.2.1.2. membunuh tokoh-tokoh yang dianggap musuh

9.2.3. menolak kebijakan kabinet Hatta mengenai REKONSTRUKSI-RASIONALISASI ANGKATAN PERANG

9.3. 18 SEPTEMBER 1948 / FDR & MUSO mendirikan republik soviet indonesia di madiun

9.4. PENYELESAIAN

9.4.1. Oleh TNI lewat GERAKAN OPERASI MILITER (GOM) dipimpin GATOT SUBROTO

9.4.2. MUSO ditembak mati

9.4.3. AMIR SYARIFUDIN dijatuhi hukuman mati

10. 12. PERUNDINGAN RENVILLE

10.1. 18 DESEMBER 1947 / atas usul KTN diadakan perundingan renville

10.1.1. di kapal perang USA USS RENVILE

10.1.2. AMIR SYARIFUDIN ( Indonesia)

10.1.3. R. ABDULKADIR WIJOYOATMOJO (Belanda)

10.2. ISI

10.2.1. 1. Pemberhentian tembak-menembak disepanjang garis Van mook

10.2.2. 2. Disetujui sebuah garis demarkasi yang memisahkan antara wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda (van mook)

10.2.3. 3. TNI ditarik mundur dari daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur.

10.2.4. 4. Belanda cuma mengakui Jawa tengah, Yogyakarta, dan Sumatera adalah bagian wilayah Republik Indonesia

10.3. DAMPAK

10.3.1. 1 . Indonesia terpaksa menyetujui RIS

10.3.2. 2 . Terbentuk kabinet Amir Syarifudin II

10.3.3. 3 . Timbul reaksi keras pada kabinet

10.3.4. 4 . Wilayah kekuasaan Republik Indonesia berkurang

10.3.5. 5 . Perekonomian Indonesia diblokade oleh Belanda

10.3.6. 6 . Pihak Indonesia harus menarik pasukan

10.3.7. 7 . Meletus agresi militer II

10.3.8. 8 . Terpecah belahnya bangsa Indonesia

11. 11. AGRESI MILITER BELANDA 1

11.1. Pemerintah belanda mengultimatum dalam tempo 14 hari agar RI:

11.1.1. Membentuk pemerintahan dan mata uang bersama

11.1.2. mengirim beras ke daerah yang diduduki belanda

11.1.3. mengawasi ekspor dan impor

11.2. 21 JULI 1947 / pemerintah RI menolak Ultimatum -> AGRESI MILITER 1

11.3. PBB turun tangan -> agresi berakhir

11.4. 27 AGUSTUS 1947 / PBB membentuk KTN(komisi tiga negara)

11.4.1. FRANK GRAHAM (amerika)

11.4.2. VAN ZEELAN (belgia)

11.4.3. RICHARD KIRBY (Australia)

11.5. EFEK AGRESI MIL 1

11.5.1. Mesir mengecap tindakan belanda

11.5.2. negara arab mengakui Indonesia secara de facto

12. 10. KONFERENSI DENPASAR & BFO

12.1. 18 DESEMBER 1946

12.1.1. Konferensi Denpasar memperdebatkan keputusan perjanjian linggarjati (pembentukan Indonesia Timur)

12.1.2. Belanda membentuk negara boneka

12.1.2.1. Negara Inonesia Timur

12.1.2.2. Negara Madura

12.1.2.3. Negara Jawa Timur

12.1.2.4. Negara Pasundan

12.1.2.5. Negara Sumatra Timur

12.2. 9 MARET 1948

12.2.1. Dibentuk Badan pro federal / BFO (bijeenkomst vor Federal overleg)

13. 7. PERISTIWA 3 JULI 1946

13.1. Tokoh-tokoh kelompok persatuan perjuangan ditangkap / 23 MARET 1946

13.1.1. 1. TAN MALAKA

13.1.2. 2. ACHMAD SOEBARDJO

13.1.3. 3. SUKARNI

13.2. 27 MARET 1946 / Tuduhan menjadi kenyataan

13.3. 28 JUNI 1946 / PRESIDEN SOEKARNO MENYATAKAN KEADAAN BAHAYA

13.4. 3 JULI 1946 / MAYOR JENDRAL SUDARSONO (Pelaku utama penculikan) menghadap SOEKARNO

13.4.1. 4 MAKLUMAT

13.4.1.1. 1. Presiden memberhentikan Kabinet Syahrir

13.4.1.2. 2. Presiden menyerahkan pimpinan politik, sosial, ekonomi kepada DEWAN PIMPINAN POLITIK

13.4.1.3. 3. PRESIDEN MENGANGKAT 10 ANGGOTA DEWAN PIMPINAN POLITIK

13.4.1.3.1. 1. TAN MALAKA

13.4.1.3.2. 2. M. YAMIN

13.4.1.3.3. 3. AHMAD SUBARJO

13.4.1.3.4. 4. BUNTARAN MARTOATMOJO

13.4.1.3.5. 5. BUDIARTO MARTOATMOJO

13.4.1.3.6. 6. SUKARNI

13.4.1.3.7. 7. CHAERUL SALEH

13.4.1.3.8. 8. SUDIRO

13.4.1.3.9. 9. GATOT

13.4.1.3.10. 10. IWA KUSUMA SUMANTRI

13.5. PEMICU PERISTIWA

13.5.1. ketidakpuasan pihak oposisi terhadap politik diplomasi indonesia terhadap belanda (sutan syahrir) / ingin merdeka 100%

13.6. SOEKARNO tidak menerima maklumat & dilakukan penangkapan

13.6.1. 7 org dibebaskan

13.6.2. 5 orang dihukum 2-3 tahun

13.6.3. sudarsono & m. yamin dihukum 4 tahun

13.7. 17 AGUSTUS 1948 / Seluruh tahanan dibebaskan ( GRASI PRESIDEN)

14. 9. PERUNDINGAN LINGGARJATI / 15 NOVEMBER 1946

14.1. PERWAKILAN

14.1.1. INDONESIA=SUTAN SYAHRIR

14.1.2. BELANDA=SCHERMERHORN

14.1.3. PERANTARA=LORD KILLEARN (Inggris)

14.2. KEPUTUSAN

14.2.1. 1. Belanda mengakui secara de facto RI atas jawa, madura, sumatra

14.2.2. 2. Pembentukan negara federal (RIS), terdiri dari Republik Indonesia, Kalimantan dan timur besar

14.2.3. 3. Pembentukan Uni Indonesia Belanda dengan ratu belanda sebagai kepala negara

14.2.4. 4. Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Uni Indonesia-Belanda sebelum tanggal 1 Januari 1949

14.3. Persetujuan ini ditandatangani di ISTANA NEGARA / 25 NOVEMBER 1946

15. 8. KONFERENSI MALINO / 15 JULI 1946

15.1. Di SULAWESI

15.2. DIHADIRI WAKIL-WAKIL 19 DAERAH

15.3. VAN MOOK MENAWARKAN KONSEP NEGARA FEDERAL & MENOLAK RI

16. 6. PERNYATAAN POLITIK VAN MOOK (Gubernur hindia belanda & pemimpin NICA)

16.1. PERTEMUAN DI HOOGEN VELUWE

16.2. ISI

16.2.1. Indonesia akan menjadi commonwealth

16.2.2. Masalah dalam negeri diurus oleh Indonesia tapi luar negeri diurus Belanda

16.2.3. sebelum commonwealth dibentuk, dilaksanakan pemerintah peralihan selama 10 tahun

16.3. PERTEMUAN GAGAL KARENA GARIS VAN MOOK

17. 2. KEKUATAN KEAMANAN NEGARA

17.1. 1. 22 AGUSTUS 1945 / BKR

17.1.1. dipimpim oleh KAPRAWI

17.1.2. anggotanya mantan HEIHO dan PETA

17.2. 2. 5 OKTOBER 1945 / TKR

17.2.1. didirikan oleh SUPRIYADI namun tidak datang dan digantikan oleh KOLONEL SUDRIMAN

17.2.2. Dijadikan hari lahir TNI

17.3. 3. 24 JANUARI 1946 / TKR -> TRI (Tentara Republik Indonesia)

17.3.1. Dipimpin oleh JENDRAL SOEDIRMAN

17.4. 4. 9 APRIL 1946 / AURI (Angkatan Udara Indonesia)

17.4.1. Dipimpin oleh SURADI SURYODARMO

17.5. 5. 3 JULI 1947 / TRI berubah nama menjadi TNI

18. 3. PERTEMPURAN MELAWAN SEKUTU

18.1. 1, PERTEMPURAN SURABAYA ( 10 NOVEMBER 1945

18.1.1. Penyebab : terbunuhnya MALLABY, ULTIMATUM PENYERAHAN SENJATA

18.1.2. 29 september 1945 AFNEI ( Allied Force Netherlands East-Indie )dibawah PHILIP CHRISTIAON mendarat di jakarta untuk:

18.1.2.1. mengungsikan tawanan perang

18.1.2.2. melucuti senjata

18.1.2.3. mengembalikan sedadu jepang

18.1.2.4. menjaga keamanan dan ketertiban

18.1.2.5. & JUGA AFNEI MEMBONCENG NICA (NEDERLAND INDIES CIVIL ADMINISTRATION)

18.1.3. rakyat dipimpin oleh: BUNG TOMO , SUNGKONO

18.2. 2. PERTEMPURAN BOJONGSOANG ( 9 DESEMBER 1945)

18.3. 3. PERTEMPURAN MEDAN AREA (10 DESEMBER 1945)

18.4. 4. PERTEMPURAN AMBARAWA ( 12-15 DESEMBER 1945)

18.4.1. Akibat pembebasan tawanan belanda sepihak dan tentara sekutu buat kekacauan

18.4.2. rakyat dipimpin oleh : KOLONEL SUDIRMAN

18.5. 5. PERISTIWA MERAH PUTIH

18.5.1. akibat pelarangan rakyat manado mengibarkan bendera merah putih

18.6. 6. BANDUNG LAUTAN API ( 23 MARET 1946)

18.6.1. Akibat tuntutan sekutu untuk mengosongkan kota bandung

18.6.2. M. TOHA GUGUR karena meledakan pabrik mesiu

18.7. 7. PUPUTAN MARGARANA ( 29 NOVEMBER 1946)

18.7.1. akibat Belanda datang ke Bali yang bukan bagian RI ( hasil linggarjati)

18.7.2. dipimpin oleh I GUSTI NGURAH RAI

18.8. 8. KARAWANG BEKASI ( 19 DESEMBER 1945)

18.8.1. Peristiwa rawagede

18.8.2. KH NOER ALI

19. 4. PERISTIWA TIGA DAERAH

19.1. KABUPATEN PEMALANG, TEGAL, BREBES (EKS KERESIDENAN PEKALONGAN)

19.2. SAKHYANI / KUTIL= PEMINPIN REVOLUSI SOSIAL

19.2.1. PEMBUNUHAN KERESIDENAN, BUPATI, WEDANA, CAMAT, EKS PEMERINTAHAN JEPANG&BELANDA

19.2.1.1. ADIK RA KARTINI JADI KORBAN (RA KARDINAH)

19.2.2. MENUNTUT OTONOMI KHUSUS

19.2.3. DIPADAMKAN OLEH TKR

19.2.4. KUTIL DIEKSEKUSI (ditembak)

20. 5. PINDAHNYA IBUKOTA NEGARA